by Tim Ansvia - Tue 08:23:58 Nov 9 2021

picture

Memasuki dunia kerja memang menjadi salah satu impian untuk sebagian dari kamu yang menyandang status fresh graduate. Ingin segera mencari pengalaman kerja adalah salah satu dorongan yang tidak tertahankan. Bayang menerima gaji pertama terus terbayang di kepala. Namun, menjadi seorang fresh graduate memang butuh kesabaran tinggi untuk mendapatkan pekerjaan setelah menyandang status tersebut. Kenapa? Karena mayoritas perusahaan seringnya membuka lowongan pekerjaan dengan ketentuan calon karyawan yang sudah memiliki pengalaman.

“Jika kamu gagal bukan berarti semua telah berakhir”, salah satu kalimat yang wajib kamu ingat dan resapi di kepala. Pasalnya, jika kamu fresh graduate bukan berarti tidak akan mendapatkan kesempatan di dunia kerja. Masih ada begitu banyak peluang yang bisa kamu ambil. Namun sebelumnya, ada baiknya membekali diri dengan sejumlah skill untuk menarik perhatian perusahaan. Agar tidak kalah dalam persaingan, kamu bisa mulai mempelajarinya sekarang.

Seluruh perusahaan, bergerak di bidang apapun, pasti lebih mempertimbangkan untuk menerima calon karyawan dengan skill yang mumpuni. Mari kita ambil contoh di perusahaan yang bergerak di bidang IT. Kira-kira apa saja skill yang harus dimiliki fresh graduate untuk bisa diterima oleh perusahaan IT? Pertama mari kita ulas dua jenis skill, yaitu Hard Skill dan Soft Skill.

Hard skill adalah bagian dari keahlian yang dibutuhkan suatu pekerjaan. Kemampuan ini penting dimiliki oleh seorang individu, terlebih ketika sudah mendapatkan pekerjaan. Hard skill sangat penting untuk menunjang karir masa depanmu serta meningkatkan kepuasaan diri sendiri.

Untuk perusahaan IT, hard skill yang sering dibutuhkan selalu tidak lepas dari teknologi. Beberapa diantaranya seperti Cybersecurity, Data Analytics, Big Data, Machine Learning, serta Web Development. Memiliki salah satu dari berbagai hard skill yang ada akan membantumu mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang cukup besar.

Meski demikian, hard skill bukanlah satu-satunya jenis kemampuan yang harus dikuasai. Di era global ini, menguasai hard skill saja tidak cukup. Masih ada beragam kemampuan profesional lain yang wajib dimiliki para pekerja. Dibutuhkan juga keahlian yang bernama soft skill agar lebih seimbang.

Soft skill adalah kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik di dalam kehidupan maupun dunia kerja. Secara sederhana, keahlian ini merupakan pelengkap dari hard skill. Tanpa soft skill, kamu akan kesulitan dalam beradaptasi dan berkomunikasi.

Bayangkan betapa rumitnya saat karyawan dengan posisi sebagai lead departemen IT dengan pengetahuan teknologi yang luar biasa, tetapi tidak memiliki keterampilan komunikasi yang baik. Bisa jadi informasi yang disampaikan tidak lagi memiliki kandungan pengetahuan yang utuh. Lebih buruknya, informasi sama sekali tidak tersampaikan kepada seluruh timnya.

Selain skill dalam berkomunikasi, seseorang yang terjun di dunia kerja juga harus memiliki beberapa soft skill lainnya, seperti leadership, berpikir kritis, problem solving, public speaking, teamwork, networking, manajemen waktu, kreatif dan inovatif, serta kolaborasi.

Mari kita ulas beberapa soft skill yang wajib dimiliki profesional muda di dunia kerja!

Soft Skill Profesional Muda

1. Komunikasi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, komunikasi menjadi soft skill sangat penting guna menyampaikan tujuan dengan baik dan tepat. Kamu dapat mulai melatih diri dengan menjadi pendengar yang baik. Latihan ini dimaksudkan untuk mengasah fokus diri pada apa yang sedang dibicarakan. Menjadi pendengar yang baik juga membantu kamu berbicara dengan baik pula. Mendengar dan berbicara adalah modal utama untuk menuju komunikator yang baik.

Selain itu, kamu juga bisa melakukan perekaman pada percakapan yang kamu lakukan untuk didengarkan kembali. Cara ini akan membantumu mengevaluasi diri jika ada sesuatu yang kurang tepat. Berlatih secara konsisten adalah kunci utamanya.

2. Leadership

Menjadi seorang profesional muda di dunia kerja harus memiliki soft skill satu ini. Kamu pasti menginginkan adanya jenjang karir yang lebih tinggi dari posisi saat ini. Oleh karena itu, menjadi seorang pemimpin tidak bisa kamu hindari. Menjadi seorang pemimpin harus mampu menginspirasi dan membantu rekan kerja untuk mencapai potensi optimal pada diri mereka.

Kamu bisa melatih skill leadership ini dengan memotivasi tim kerja, mengambil tanggung jawab yang lebih besar, atau mengikuti kursus tentang kepemimpinan. Kamu harus menjadi lebih berani untuk menerima tantangan jika diberikan kesempatan untuk memimpin sebuah project.

3. Berpikir Kritis

Skill selanjutnya yang harus dimiliki generasi muda adalah berpikir kritis. Kemampuan ini digunakan untuk melihat keadaan lebih jernih dan rasional. Skill ini akan membantumu untuk memahami gagasan yang logis, mengidentifikasi, dan mendeteksi kebenaran dari gagasan tersebut.

Kamu bisa melatih diri dengan semakin perbanyak membaca buku serta melakukan diskusi. Semakin banyak membaca maka semakin bertambah pula pengetahuan kosa kata serta wawasan kamu. Selain itu, kamu akan semakin mahir untuk memperdalam ulasan tentang berbagai topik yang ada.

4. Teamwork

Teamwork menjadi salah satu soft skill yang wajib kamu miliki karena dapat meringankan beban kerja sehingga tujuan lebih mudah tercapai. Di lain sisi, teamwork dapat meningkatkan efisiensi kerja, menambah semangat, dan dapat memicu inovasi karena terdapat perbedaan pandangan.

Di dunia kerja, menjadi karyawan yang bisa diajak bekerja sama di dalam tim sangat penting untuk mencapai visi misi perusahaan dengan maksimal. Oleh karena itu, kamu harus mengasah skill satu ini jika ingin berhasil sebagai seorang profesional muda.

5. Problem Solving

Merupakan kemampuan untuk menyelesaikan segala masalah dan mengambil keputusan yang sulit. Dalam melakukan problem solving, kamu dituntut untuk memiliki pikiran positif, berpikir logis, dan berpikir sistematis dalam menghadapi masalah. Untuk itu, problem solving berkaitan erat dengan kemampuan lain yang melibatkan kemampuan menganalisa, mengeluarkan ide, mendengar, pengambilan keputusan, komunikasi, hingga teamwork.

Mengembangkan salah satu atau lebih dari beberapa skill tersebut akan bermanfaat untuk perjalanan karier kamu. Yuk, semangat melebarkan sayap untuk masa depan yang cerah!

picture

Memasuki dunia kerja memang menjadi salah satu impian untuk sebagian dari kamu yang menyandang status fresh graduate. Ingin segera mencari pengalaman kerja adalah salah satu dorongan yang tidak tertahankan. Bayang menerima gaji pertama terus terbayang di kepala. Namun, menjadi seorang fresh graduate memang butuh kesabaran tinggi untuk mendapatkan pekerjaan setelah menyandang status tersebut. Kenapa? Karena mayoritas perusahaan seringnya membuka lowongan pekerjaan dengan ketentuan calon karyawan yang sudah memiliki pengalaman.

“Jika kamu gagal bukan berarti semua telah berakhir”, salah satu kalimat yang wajib kamu ingat dan resapi di kepala. Pasalnya, jika kamu fresh graduate bukan berarti tidak akan mendapatkan kesempatan di dunia kerja. Masih ada begitu banyak peluang yang bisa kamu ambil. Namun sebelumnya, ada baiknya membekali diri dengan sejumlah skill untuk menarik perhatian perusahaan. Agar tidak kalah dalam persaingan, kamu bisa mulai mempelajarinya sekarang.

Seluruh perusahaan, bergerak di bidang apapun, pasti lebih mempertimbangkan untuk menerima calon karyawan dengan skill yang mumpuni. Mari kita ambil contoh di perusahaan yang bergerak di bidang IT. Kira-kira apa saja skill yang harus dimiliki fresh graduate untuk bisa diterima oleh perusahaan IT? Pertama mari kita ulas dua jenis skill, yaitu Hard Skill dan Soft Skill.

Hard skill adalah bagian dari keahlian yang dibutuhkan suatu pekerjaan. Kemampuan ini penting dimiliki oleh seorang individu, terlebih ketika sudah mendapatkan pekerjaan. Hard skill sangat penting untuk menunjang karir masa depanmu serta meningkatkan kepuasaan diri sendiri.

Untuk perusahaan IT, hard skill yang sering dibutuhkan selalu tidak lepas dari teknologi. Beberapa diantaranya seperti Cybersecurity, Data Analytics, Big Data, Machine Learning, serta Web Development. Memiliki salah satu dari berbagai hard skill yang ada akan membantumu mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang cukup besar.

Meski demikian, hard skill bukanlah satu-satunya jenis kemampuan yang harus dikuasai. Di era global ini, menguasai hard skill saja tidak cukup. Masih ada beragam kemampuan profesional lain yang wajib dimiliki para pekerja. Dibutuhkan juga keahlian yang bernama soft skill agar lebih seimbang.

Soft skill adalah kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik di dalam kehidupan maupun dunia kerja. Secara sederhana, keahlian ini merupakan pelengkap dari hard skill. Tanpa soft skill, kamu akan kesulitan dalam beradaptasi dan berkomunikasi.

Bayangkan betapa rumitnya saat karyawan dengan posisi sebagai lead departemen IT dengan pengetahuan teknologi yang luar biasa, tetapi tidak memiliki keterampilan komunikasi yang baik. Bisa jadi informasi yang disampaikan tidak lagi memiliki kandungan pengetahuan yang utuh. Lebih buruknya, informasi sama sekali tidak tersampaikan kepada seluruh timnya.

Selain skill dalam berkomunikasi, seseorang yang terjun di dunia kerja juga harus memiliki beberapa soft skill lainnya, seperti leadership, berpikir kritis, problem solving, public speaking, teamwork, networking, manajemen waktu, kreatif dan inovatif, serta kolaborasi.

Mari kita ulas beberapa soft skill yang wajib dimiliki profesional muda di dunia kerja!

Soft Skill Profesional Muda

1. Komunikasi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, komunikasi menjadi soft skill sangat penting guna menyampaikan tujuan dengan baik dan tepat. Kamu dapat mulai melatih diri dengan menjadi pendengar yang baik. Latihan ini dimaksudkan untuk mengasah fokus diri pada apa yang sedang dibicarakan. Menjadi pendengar yang baik juga membantu kamu berbicara dengan baik pula. Mendengar dan berbicara adalah modal utama untuk menuju komunikator yang baik.

Selain itu, kamu juga bisa melakukan perekaman pada percakapan yang kamu lakukan untuk didengarkan kembali. Cara ini akan membantumu mengevaluasi diri jika ada sesuatu yang kurang tepat. Berlatih secara konsisten adalah kunci utamanya.

2. Leadership

Menjadi seorang profesional muda di dunia kerja harus memiliki soft skill satu ini. Kamu pasti menginginkan adanya jenjang karir yang lebih tinggi dari posisi saat ini. Oleh karena itu, menjadi seorang pemimpin tidak bisa kamu hindari. Menjadi seorang pemimpin harus mampu menginspirasi dan membantu rekan kerja untuk mencapai potensi optimal pada diri mereka.

Kamu bisa melatih skill leadership ini dengan memotivasi tim kerja, mengambil tanggung jawab yang lebih besar, atau mengikuti kursus tentang kepemimpinan. Kamu harus menjadi lebih berani untuk menerima tantangan jika diberikan kesempatan untuk memimpin sebuah project.

3. Berpikir Kritis

Skill selanjutnya yang harus dimiliki generasi muda adalah berpikir kritis. Kemampuan ini digunakan untuk melihat keadaan lebih jernih dan rasional. Skill ini akan membantumu untuk memahami gagasan yang logis, mengidentifikasi, dan mendeteksi kebenaran dari gagasan tersebut.

Kamu bisa melatih diri dengan semakin perbanyak membaca buku serta melakukan diskusi. Semakin banyak membaca maka semakin bertambah pula pengetahuan kosa kata serta wawasan kamu. Selain itu, kamu akan semakin mahir untuk memperdalam ulasan tentang berbagai topik yang ada.

4. Teamwork

Teamwork menjadi salah satu soft skill yang wajib kamu miliki karena dapat meringankan beban kerja sehingga tujuan lebih mudah tercapai. Di lain sisi, teamwork dapat meningkatkan efisiensi kerja, menambah semangat, dan dapat memicu inovasi karena terdapat perbedaan pandangan.

Di dunia kerja, menjadi karyawan yang bisa diajak bekerja sama di dalam tim sangat penting untuk mencapai visi misi perusahaan dengan maksimal. Oleh karena itu, kamu harus mengasah skill satu ini jika ingin berhasil sebagai seorang profesional muda.

5. Problem Solving

Merupakan kemampuan untuk menyelesaikan segala masalah dan mengambil keputusan yang sulit. Dalam melakukan problem solving, kamu dituntut untuk memiliki pikiran positif, berpikir logis, dan berpikir sistematis dalam menghadapi masalah. Untuk itu, problem solving berkaitan erat dengan kemampuan lain yang melibatkan kemampuan menganalisa, mengeluarkan ide, mendengar, pengambilan keputusan, komunikasi, hingga teamwork.

Mengembangkan salah satu atau lebih dari beberapa skill tersebut akan bermanfaat untuk perjalanan karier kamu. Yuk, semangat melebarkan sayap untuk masa depan yang cerah!