by Tim Ansvia - Mon 04:43:10 Jul 8 2019

picture

Pernah mendengar Pokemon Go? Game yang sempat hits tahun 2016 dan menjadi favorit berbagai kalangan, mulai anak-anak sampai orang dewasa. Pokemon Go merupakan game yang menerapkan teknologi Augmented Reality dan paling populer di masyarakat. Berkat game ini, teknologi Augmented Reality semakin dikenal masyarakat umum.

Augmented reality disingkat AR atau dalam istilah bahasa indonesia disebut sebagai Realitas Tertambah, adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.

Benda-benda maya menampilkan informasi yang tidak dapat diterima oleh pengguna dengan inderanya sendiri. Hal ini membuat realitas tertambah sesuai sebagai alat untuk membantu persepsi dan interaksi penggunanya dengan dunia nyata. Informasi yang ditampilkan oleh benda maya membantu pengguna melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam dunia nyata.

Secara sederhana, Penerapan AR dapat dijelaskan seperti pada Pokemon Go yang dapat menampilkan objek digital buatan dan dapat dilihat melalui kamera ponsel atau perangkat lainnya. Itu baru penerapan pada game, bagaimana penerapan AR pada bidang kehidupan lainnya?

Penerapan dan Pengaruh AR dalam Kehidupan

picture

Sebuah teknologi tidak akan dilahirkan tanpa berbagai tujuan ataupun kegunaan. Baik dan buruk selalu menjadi dua sisi yang tidak bisa diabaikan dari lahirnya sebuah teknologi. Teknologi dengan dukungan Argumented Reality (AR) tentu membawa dampak bagi berbagai bidang kehidupan. Sebut saja di beberapa bidang berikut.

Pertama, bidang pendidikan. Pendidikan menjadi hal paling mendasar dalam kemajuan manusia. Hal ini tentu bukan pemahaman yang baru. Manfaat AR di bidang pendidikan telah berkembang secara luas di tanah air. Di tahun 2015, Octagon Studio, startup asal Bandung sudah memasarkan flashcard berbasis AR yang dirancang untuk pengajaran alfabet, bahasa, serta pengetahuan umum secara interaktif.

Kedua, di bidang kesehatan. Teknologi dengan dukungan AR akan membantu dalam proses pemeriksaan sebelum operasi (RTI pada CT-scan atau MRI) dengan memberikan gambaran kepada para ahli bedah terkait anatomi internal pasien. Selain itu, dengan teknologi ini juga mendukung pencitraan ultrasonik sehingga mampu mengamati pencitraan fetus yang terletak di abdomen wanita hamil.

Ketiga, GPS. Sudah bukan hal baru lagi bahwa teknologi GPS menjadi salah satu bentuk dukungan dari AR. Teknologi dukungan AR ini menjadikan navigasi pada handphone dapat mengetahui keberadaan penggunanya kapan pun.

Keempat, adalah di bidang hiburan. AR telah digunakan cukup lama dalam hiburan konsumen. Salah satu yang dapat anda nikmati adalah Titanic, film yang disutradarai oleh James Cameron. Dalam film ini terlihat kecelakaan yang begitu menegangkan pada sebuah kapal yang menabrak balok es di tengah laut. Seolah-olah menggunakan latar di tengah laut yang begitu luas, nyatanya film ini hanya menggunakan sebuah kolam dengan beberapa layar hijau atau biru sebagai background. Pencitraan ini disebut dengan teknik chroma-keyong.

Terakhir, di bidang desain arsitektur. AR sudah banyak diterapkan pada home industri dan per-arsitekturan. Dengan teknologi itu, kita dapat melihat hasil dekorasi rumah tanpa harus membeli barangnya terlebih dahulu. teknologi ini akan menampilkan tampilan furnitur yang dipilih, bagaimana fitting-nya di rumah kita.

Masa Depan Cerah AR

Teknologi AR ini bisa dikatakan sebagai teknologi yang menipiskan batas antara dunia nyata dan dunia yang diciptakan oleh komputer. Melihat teknologi AR yang berkembang di berbagai lini kehidupan, kita dapat membayangkan bagaimana dunia beberapa tahun mendatang. Dengan AR ini, tentunya banyak pelaku usaha yang diuntungkan jika memanfaatkan teknologi AR ini dengan baik.

Banyak startup baik ya kecil maupun besar telah merintis berbagai teknologi dengan dukungan AR. Keterlibatan Apple dan Google menjadi pertanda bagi kemajuan teknologi AR. Pasalnya, kedua perusahaan yang bertanggung jawab atas dua sistem operasi mobile terlaris itu telah memutuskan untuk memaksimalkan potensi AR secara serius.

Di lain tempat, Disney telah bekerja sama dengan Lenovo untuk mengembangkan AR dalam bentuk headset spesial yang dirancang bagi pecinta Star Wars, bahkan lengkap dengan motion controller berwujud Lightsaber.

Masa depan akan terlihat luar biasa dengan kehadiran teknologi AR. Hal ini sejalan dengan ungkapan yang pernah dikatakan oleh CEO Apple, Tim Cook, pada pidatonya tahun 2016 (dikutip dari situs Mashable). Cook mengungkapkan bahwa "AR I think is going to become really big". Selain itu, Cook juga mengungkapkan bahwa sebagian besar populasi akan memiliki pengalaman AR di setiap hari selayaknya makan tiga kali sehari. Karena AR akan menjadi bagian dari kehidupan manusia.

Beberapa hal tersebut menjadi indikasi masa depan AR yang cerah. Perkembangan AR akan lebih pesat dan mulai diterima dan dinikmati oleh konsumen secara luas berkat akses yang jauh lebih mudah dibandingkan sebelumnya.

picture

Pernah mendengar Pokemon Go? Game yang sempat hits tahun 2016 dan menjadi favorit berbagai kalangan, mulai anak-anak sampai orang dewasa. Pokemon Go merupakan game yang menerapkan teknologi Augmented Reality dan paling populer di masyarakat. Berkat game ini, teknologi Augmented Reality semakin dikenal masyarakat umum.

Augmented reality disingkat AR atau dalam istilah bahasa indonesia disebut sebagai Realitas Tertambah, adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.

Benda-benda maya menampilkan informasi yang tidak dapat diterima oleh pengguna dengan inderanya sendiri. Hal ini membuat realitas tertambah sesuai sebagai alat untuk membantu persepsi dan interaksi penggunanya dengan dunia nyata. Informasi yang ditampilkan oleh benda maya membantu pengguna melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam dunia nyata.

Secara sederhana, Penerapan AR dapat dijelaskan seperti pada Pokemon Go yang dapat menampilkan objek digital buatan dan dapat dilihat melalui kamera ponsel atau perangkat lainnya. Itu baru penerapan pada game, bagaimana penerapan AR pada bidang kehidupan lainnya?

Penerapan dan Pengaruh AR dalam Kehidupan

picture

Sebuah teknologi tidak akan dilahirkan tanpa berbagai tujuan ataupun kegunaan. Baik dan buruk selalu menjadi dua sisi yang tidak bisa diabaikan dari lahirnya sebuah teknologi. Teknologi dengan dukungan Argumented Reality (AR) tentu membawa dampak bagi berbagai bidang kehidupan. Sebut saja di beberapa bidang berikut.

Pertama, bidang pendidikan. Pendidikan menjadi hal paling mendasar dalam kemajuan manusia. Hal ini tentu bukan pemahaman yang baru. Manfaat AR di bidang pendidikan telah berkembang secara luas di tanah air. Di tahun 2015, Octagon Studio, startup asal Bandung sudah memasarkan flashcard berbasis AR yang dirancang untuk pengajaran alfabet, bahasa, serta pengetahuan umum secara interaktif.

Kedua, di bidang kesehatan. Teknologi dengan dukungan AR akan membantu dalam proses pemeriksaan sebelum operasi (RTI pada CT-scan atau MRI) dengan memberikan gambaran kepada para ahli bedah terkait anatomi internal pasien. Selain itu, dengan teknologi ini juga mendukung pencitraan ultrasonik sehingga mampu mengamati pencitraan fetus yang terletak di abdomen wanita hamil.

Ketiga, GPS. Sudah bukan hal baru lagi bahwa teknologi GPS menjadi salah satu bentuk dukungan dari AR. Teknologi dukungan AR ini menjadikan navigasi pada handphone dapat mengetahui keberadaan penggunanya kapan pun.

Keempat, adalah di bidang hiburan. AR telah digunakan cukup lama dalam hiburan konsumen. Salah satu yang dapat anda nikmati adalah Titanic, film yang disutradarai oleh James Cameron. Dalam film ini terlihat kecelakaan yang begitu menegangkan pada sebuah kapal yang menabrak balok es di tengah laut. Seolah-olah menggunakan latar di tengah laut yang begitu luas, nyatanya film ini hanya menggunakan sebuah kolam dengan beberapa layar hijau atau biru sebagai background. Pencitraan ini disebut dengan teknik chroma-keyong.

Terakhir, di bidang desain arsitektur. AR sudah banyak diterapkan pada home industri dan per-arsitekturan. Dengan teknologi itu, kita dapat melihat hasil dekorasi rumah tanpa harus membeli barangnya terlebih dahulu. teknologi ini akan menampilkan tampilan furnitur yang dipilih, bagaimana fitting-nya di rumah kita.

Masa Depan Cerah AR

Teknologi AR ini bisa dikatakan sebagai teknologi yang menipiskan batas antara dunia nyata dan dunia yang diciptakan oleh komputer. Melihat teknologi AR yang berkembang di berbagai lini kehidupan, kita dapat membayangkan bagaimana dunia beberapa tahun mendatang. Dengan AR ini, tentunya banyak pelaku usaha yang diuntungkan jika memanfaatkan teknologi AR ini dengan baik.

Banyak startup baik ya kecil maupun besar telah merintis berbagai teknologi dengan dukungan AR. Keterlibatan Apple dan Google menjadi pertanda bagi kemajuan teknologi AR. Pasalnya, kedua perusahaan yang bertanggung jawab atas dua sistem operasi mobile terlaris itu telah memutuskan untuk memaksimalkan potensi AR secara serius.

Di lain tempat, Disney telah bekerja sama dengan Lenovo untuk mengembangkan AR dalam bentuk headset spesial yang dirancang bagi pecinta Star Wars, bahkan lengkap dengan motion controller berwujud Lightsaber.

Masa depan akan terlihat luar biasa dengan kehadiran teknologi AR. Hal ini sejalan dengan ungkapan yang pernah dikatakan oleh CEO Apple, Tim Cook, pada pidatonya tahun 2016 (dikutip dari situs Mashable). Cook mengungkapkan bahwa "AR I think is going to become really big". Selain itu, Cook juga mengungkapkan bahwa sebagian besar populasi akan memiliki pengalaman AR di setiap hari selayaknya makan tiga kali sehari. Karena AR akan menjadi bagian dari kehidupan manusia.

Beberapa hal tersebut menjadi indikasi masa depan AR yang cerah. Perkembangan AR akan lebih pesat dan mulai diterima dan dinikmati oleh konsumen secara luas berkat akses yang jauh lebih mudah dibandingkan sebelumnya.