by Wahyu Nurvidya - Wed 02:20:58 May 15 2019

Sejarah Singkat AI

Berbagai macam teknologi sudah dibuat dan dikembangkan sejak dahulu, seperti listrik, komputer, kalkulator, radio, televisi, internet, smartphone, hingga yang mulai populer dalam dunia teknologi adalah Artificial Intelligence atau dalam Bahasa Indonesia biasa disebut sebagai Kecerdasan Buatan. Istilah Artificial Intelligence pertama kali dicetuskan oleh John McCarthy ketika mengajar di Dartmouth College. McCarthy merupakan ahli matematika Amerika Serikat yang membangun fondasi teknologi Artificial Intelligence. Pada tahun 1950-an menjadi tahun periode usaha aktif dalam Artificial Intelligence, yang kemudian akan disebut dengan AI.

Program kerja AI pertama kali digunakan pada bulan Februari 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di Universitas Manchester, Inggris. Program tersebut dikembangkan dan dilanjutkan oleh Christopher Strachey untuk menjalankan sebuah permainan catur yang dapat menjalankan bidak catur secara otomatis sehingga mampu melawan manusia. Konsep papan catur yang dibawa oleh Christopher Strachey pada bulan November 1951 tersebut disambut hangat oleh pemain catur di seluruh dunia. Perkembangan konsep dan teknologi AI disempurnakan oleh seorang ahli yang namanya dikenang sebagai seorang pakar AI, yaitu Alan Turing. Penelitian dan uji coba algoritma AI yang dilakukan Alan Turing diberi nama “Turing Test”, sebuah tes untuk mengukur sistem komputer.

Kemunculan AI menjadi kemajuan teknologi yang sangat luar biasa karena konsep perangkat berbasis AI perlahan-lahan sudah banyak digunakan di berbagai bidang, seperti multimedia, search engine, robotik, smartphone, dan masih banyak lainnya.

Lantas, apakah yang dimaksud dengan AI?

AI berasal dari kata Artificial Intelligence yang dapat diartikan sebagai “Kecerdasan Buatan”. Arti kata Kecerdasan Buatan dalam KBBI adalah program komputer dalam meniru kecerdasan manusia, seperti mengambil keputusan, menyediakan dasar penalaran, dan karakteristik manusia lainnya. Sejalan dengan pengertian tersebut, Stuart J. Russel dan Peter Norvig mengungkapkan bahwa AI dapat dipahami sebagai sebuah perangkat komputer yang mampu memahami lingkungan di sekitar dan memberikan respons yang sesuai dengan tujuan tindakannya tersebut. Akan tetapi, AI bukanlah sebuah perangkat komputer. Hal ini terkait fungsi komputer yang hanya mengambil keputusan dan menghasilkan fungsi-fungsi ketika diarahkan penggunanya, sedangkan AI mampu untuk menentukan sendiri keputusan berdasarkan pengalaman yang telah direkam menjadi sebuah pengetahuan. Rekaman tersebut tersimpan pada database perangkat AI yang kemudian diterapkan jika diperlukan.

picture

Sesuai dengan pernyataan tersebut, British Broadcasting Corporation (BBC) mengungkapkan bahwa AI merupakan “mesin” yang mampu melakukan berbagai hal yang dipandang membutuhkan kecerdasan ketika manusia melakukannya. Diantaranya, memahami bahasa manusia secara natural, mengemudikan kendaraan, menerka buku yang mungkin disukai berdasarkan buku-buku yang telah dibaca, dan pengenalan wajah dalam foto. Dari kedua pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa AI merupakan satu ilmu untuk mengkonstruksi suatu mesin atau program komputer sehingga memiliki kecerdasan dalam mengambil tindakan atau menyelesaikan masalah layaknya manusia. Hal ini terkait dengan tujuan utama AI, yaitu membuat mesin menjadi lebih pintar sesuai dengan pengembangan fungsinya.

Penerapan Konsep AI

AI telah banyak diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan manusia. Mulai dari Google Assistant yang ditemui pada smartphone Pixel dan Siri pada ekosistem perangkat keras Apple. Kemudian Cortana pada sistem operasi Windows. Kedua hal tersebut dapat merepresentasikan bahwa AI sudah banyak memasuki kehidupan manusia. Jika melihat lebih sederhana lagi, dapat kita temukan kalkulator atau Microsoft Excel ketika memproses sejumlah data keuangan. Berikut beberapa penerapan konsep AI dalam kehidupan manusia.

a. Siri Siri menjadi program cerdas pada ponsel iPhone yang berfungsi untuk melayani para pengguna. Oleh karena itu, Siri juga dapat dikatakan sebagai asisten virtual cerdas yang serba bisa dalam melayani penggunanya untuk mengoperasikan smartphone. Siri dapat digunakan cukup dengan suara manusia yang kemudian diterjemahkan dan mulai melakukan apa yang diperintahkan. Tampilan antar pengguna Siri berupa suara manusia yang terdengar natural untuk diajak berkomunikasi. Fungsi Siri pada perangkat Apple adalah membantu pengguna mulai dari pengaturan jadwal dan acara, mendapatkan informasi, pengaturan arah pada peta, hingga melakukan panggilan. Dilengkapi dengan algoritma Machine Learning membuat Siri mampu lebih pintar setiap saat karena mempelajari setiap kebiasaan pengguna sebagai modal di masa mendatang.

b. Kamera Smartphone Kamera menjadi salah satu hal yang tidak bisa dilepaskan pada perangkat smartphone saat ini. Banyak perusahaan smartphone bersaing untuk menghasilkan perangkat kamera yang baik dan diterima di pasaran. Kesuksesan smartphone banyak bergantung pada seberapa baik kualitas kamera yang dihasilkan karena para pengguna smartphone berlomba-lomba dalam mengabadikan potret diri untuk kebutuhan posting pada social media. Dalam pengambilan foto, konsep AI berperan sangat penting dalam pengaturan secara otomatis untuk menghasilkan hasil jepretan yang baik. Ada kalanya sebuah foto akan tampak lebih menarik ketika terlihat lebih kontras dan terkadang lebih terlihat bagus ketika terlihat flat (kurang kontras). Fitur AI akan membantu mencoba mengenali scene dalam menentukan detail-detail pengaturan agar terlihat lebih menarik. Oleh karena itu, Kamera dengan konsep AI akan lebih advance dalam menentukan setting kamera. Dan semakin sering kamera digunakan untuk memotret, maka semakin pintar dalam menentukan pengaturan. Karena kamera tersebut memiliki banyak kesempatan untuk belajar.

picture

c. Tesla Konsep AI tidak hanya diterapkan pada aplikasi dan perangkat smartphone saja, akan tetapi merambah pada pembuatan mobil pintar atau yang biasa disebut dengan smart car. Teknologi Self-Driving mulai diperkenalkan di jagat teknologi dunia, salah satunya adalah mobil Tesla. Mobil ini mampu beroperasi sendiri tanpa harus dikendalikan oleh manusia di belakang kemudi. Hal ini menjadi bukti penerapan AI yang disematkan Tesla, salah satu perusahaan otomotif dunia dalam berbagai mobil besutannya.

Selain ketiga contoh tersebut, masih banyak contoh penerapan konsep AI dalam sebuah teknologi. Penerapan konsep AI tidak hanya terbatas pada industri IT atau teknologi, melainkan banyak juga digunakan di bidang medis, hukum, manufaktur, bisnis, dan pendidikan. Dengan membaca kebutuhan-kebutuhan manusia, konsep AI yang telah diterapkan diharapkan mampu memberikan dampak positif pada pekerjaan yang ada. Siri, kamera smartphone, dan Tesla menjadi bentuk nyata dari pemanfaatan konsep AI pada dunia teknologi saat ini.

Hadirnya Siri pada perangkat Apple membantu pengguna mulai dari pengaturan jadwal dan acara, mendapatkan informasi, pengaturan arah pada peta, hingga melakukan panggilan. Kemudian konsep AI pada kamera smartphone menghadirkan kemudahan pada pengambilan gambar yang lebih baik. Sedangkan penerapan AI yang tersemat di mobil Tesla memberi pengalaman berkemudi menjadi lebih mudah.

AI menjadi bukti perkembangan teknologi yang luar biasa. Kehadirannya memberikan kesegaran baru dalam sejarah kehidupan manusia. Penerapan AI semakin populer mengikuti perkembangan zaman yang ada. Melebur pada kehidupan keseharian manusia yang mempengaruhi cara untuk hidup, berinteraksi dengan yang lain, serta mampu meningkatkan pengalaman gaya hidup. Dengan adanya perbaikan, pengembangan, dan penerapan, konsep AI akan menjadi primadona peradaban manusia.

Diolah dari berbagai sumber

Sejarah Singkat AI

Berbagai macam teknologi sudah dibuat dan dikembangkan sejak dahulu, seperti listrik, komputer, kalkulator, radio, televisi, internet, smartphone, hingga yang mulai populer dalam dunia teknologi adalah Artificial Intelligence atau dalam Bahasa Indonesia biasa disebut sebagai Kecerdasan Buatan. Istilah Artificial Intelligence pertama kali dicetuskan oleh John McCarthy ketika mengajar di Dartmouth College. McCarthy merupakan ahli matematika Amerika Serikat yang membangun fondasi teknologi Artificial Intelligence. Pada tahun 1950-an menjadi tahun periode usaha aktif dalam Artificial Intelligence, yang kemudian akan disebut dengan AI.

Program kerja AI pertama kali digunakan pada bulan Februari 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di Universitas Manchester, Inggris. Program tersebut dikembangkan dan dilanjutkan oleh Christopher Strachey untuk menjalankan sebuah permainan catur yang dapat menjalankan bidak catur secara otomatis sehingga mampu melawan manusia. Konsep papan catur yang dibawa oleh Christopher Strachey pada bulan November 1951 tersebut disambut hangat oleh pemain catur di seluruh dunia. Perkembangan konsep dan teknologi AI disempurnakan oleh seorang ahli yang namanya dikenang sebagai seorang pakar AI, yaitu Alan Turing. Penelitian dan uji coba algoritma AI yang dilakukan Alan Turing diberi nama “Turing Test”, sebuah tes untuk mengukur sistem komputer.

Kemunculan AI menjadi kemajuan teknologi yang sangat luar biasa karena konsep perangkat berbasis AI perlahan-lahan sudah banyak digunakan di berbagai bidang, seperti multimedia, search engine, robotik, smartphone, dan masih banyak lainnya.

Lantas, apakah yang dimaksud dengan AI?

AI berasal dari kata Artificial Intelligence yang dapat diartikan sebagai “Kecerdasan Buatan”. Arti kata Kecerdasan Buatan dalam KBBI adalah program komputer dalam meniru kecerdasan manusia, seperti mengambil keputusan, menyediakan dasar penalaran, dan karakteristik manusia lainnya. Sejalan dengan pengertian tersebut, Stuart J. Russel dan Peter Norvig mengungkapkan bahwa AI dapat dipahami sebagai sebuah perangkat komputer yang mampu memahami lingkungan di sekitar dan memberikan respons yang sesuai dengan tujuan tindakannya tersebut. Akan tetapi, AI bukanlah sebuah perangkat komputer. Hal ini terkait fungsi komputer yang hanya mengambil keputusan dan menghasilkan fungsi-fungsi ketika diarahkan penggunanya, sedangkan AI mampu untuk menentukan sendiri keputusan berdasarkan pengalaman yang telah direkam menjadi sebuah pengetahuan. Rekaman tersebut tersimpan pada database perangkat AI yang kemudian diterapkan jika diperlukan.

picture

Sesuai dengan pernyataan tersebut, British Broadcasting Corporation (BBC) mengungkapkan bahwa AI merupakan “mesin” yang mampu melakukan berbagai hal yang dipandang membutuhkan kecerdasan ketika manusia melakukannya. Diantaranya, memahami bahasa manusia secara natural, mengemudikan kendaraan, menerka buku yang mungkin disukai berdasarkan buku-buku yang telah dibaca, dan pengenalan wajah dalam foto. Dari kedua pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa AI merupakan satu ilmu untuk mengkonstruksi suatu mesin atau program komputer sehingga memiliki kecerdasan dalam mengambil tindakan atau menyelesaikan masalah layaknya manusia. Hal ini terkait dengan tujuan utama AI, yaitu membuat mesin menjadi lebih pintar sesuai dengan pengembangan fungsinya.

Penerapan Konsep AI

AI telah banyak diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan manusia. Mulai dari Google Assistant yang ditemui pada smartphone Pixel dan Siri pada ekosistem perangkat keras Apple. Kemudian Cortana pada sistem operasi Windows. Kedua hal tersebut dapat merepresentasikan bahwa AI sudah banyak memasuki kehidupan manusia. Jika melihat lebih sederhana lagi, dapat kita temukan kalkulator atau Microsoft Excel ketika memproses sejumlah data keuangan. Berikut beberapa penerapan konsep AI dalam kehidupan manusia.

a. Siri Siri menjadi program cerdas pada ponsel iPhone yang berfungsi untuk melayani para pengguna. Oleh karena itu, Siri juga dapat dikatakan sebagai asisten virtual cerdas yang serba bisa dalam melayani penggunanya untuk mengoperasikan smartphone. Siri dapat digunakan cukup dengan suara manusia yang kemudian diterjemahkan dan mulai melakukan apa yang diperintahkan. Tampilan antar pengguna Siri berupa suara manusia yang terdengar natural untuk diajak berkomunikasi. Fungsi Siri pada perangkat Apple adalah membantu pengguna mulai dari pengaturan jadwal dan acara, mendapatkan informasi, pengaturan arah pada peta, hingga melakukan panggilan. Dilengkapi dengan algoritma Machine Learning membuat Siri mampu lebih pintar setiap saat karena mempelajari setiap kebiasaan pengguna sebagai modal di masa mendatang.

b. Kamera Smartphone Kamera menjadi salah satu hal yang tidak bisa dilepaskan pada perangkat smartphone saat ini. Banyak perusahaan smartphone bersaing untuk menghasilkan perangkat kamera yang baik dan diterima di pasaran. Kesuksesan smartphone banyak bergantung pada seberapa baik kualitas kamera yang dihasilkan karena para pengguna smartphone berlomba-lomba dalam mengabadikan potret diri untuk kebutuhan posting pada social media. Dalam pengambilan foto, konsep AI berperan sangat penting dalam pengaturan secara otomatis untuk menghasilkan hasil jepretan yang baik. Ada kalanya sebuah foto akan tampak lebih menarik ketika terlihat lebih kontras dan terkadang lebih terlihat bagus ketika terlihat flat (kurang kontras). Fitur AI akan membantu mencoba mengenali scene dalam menentukan detail-detail pengaturan agar terlihat lebih menarik. Oleh karena itu, Kamera dengan konsep AI akan lebih advance dalam menentukan setting kamera. Dan semakin sering kamera digunakan untuk memotret, maka semakin pintar dalam menentukan pengaturan. Karena kamera tersebut memiliki banyak kesempatan untuk belajar.

picture

c. Tesla Konsep AI tidak hanya diterapkan pada aplikasi dan perangkat smartphone saja, akan tetapi merambah pada pembuatan mobil pintar atau yang biasa disebut dengan smart car. Teknologi Self-Driving mulai diperkenalkan di jagat teknologi dunia, salah satunya adalah mobil Tesla. Mobil ini mampu beroperasi sendiri tanpa harus dikendalikan oleh manusia di belakang kemudi. Hal ini menjadi bukti penerapan AI yang disematkan Tesla, salah satu perusahaan otomotif dunia dalam berbagai mobil besutannya.

Selain ketiga contoh tersebut, masih banyak contoh penerapan konsep AI dalam sebuah teknologi. Penerapan konsep AI tidak hanya terbatas pada industri IT atau teknologi, melainkan banyak juga digunakan di bidang medis, hukum, manufaktur, bisnis, dan pendidikan. Dengan membaca kebutuhan-kebutuhan manusia, konsep AI yang telah diterapkan diharapkan mampu memberikan dampak positif pada pekerjaan yang ada. Siri, kamera smartphone, dan Tesla menjadi bentuk nyata dari pemanfaatan konsep AI pada dunia teknologi saat ini.

Hadirnya Siri pada perangkat Apple membantu pengguna mulai dari pengaturan jadwal dan acara, mendapatkan informasi, pengaturan arah pada peta, hingga melakukan panggilan. Kemudian konsep AI pada kamera smartphone menghadirkan kemudahan pada pengambilan gambar yang lebih baik. Sedangkan penerapan AI yang tersemat di mobil Tesla memberi pengalaman berkemudi menjadi lebih mudah.

AI menjadi bukti perkembangan teknologi yang luar biasa. Kehadirannya memberikan kesegaran baru dalam sejarah kehidupan manusia. Penerapan AI semakin populer mengikuti perkembangan zaman yang ada. Melebur pada kehidupan keseharian manusia yang mempengaruhi cara untuk hidup, berinteraksi dengan yang lain, serta mampu meningkatkan pengalaman gaya hidup. Dengan adanya perbaikan, pengembangan, dan penerapan, konsep AI akan menjadi primadona peradaban manusia.

Diolah dari berbagai sumber